banner_female_edit_1

Photo Gallery

Arisan FeMale 'Prett...
Image Detail
Arisan FeMale 'Prett...
Image Detail
FeMale Visit 2010 He...
Image Detail
Move
Display 0 | 5 | 10 | 15 Stories

FeMale Highlights

Move
Display 0 | 5 | 10 | 15 Stories

Food for Fun

Ca Kailan Daging Pedas

Bahan: 150 g baby kailan/kailan Hongkong, bersihkan 2 sdm minyak sayur 2...

Sate Tuna Wijen

  Bahan: - 480 gr tuna sirip kuning, potong kotak 3x3 cm - 3 sdt miso paste...

Sup Ikan Tofu

Bahan: 2 siung bawang putih, cincang 1 cm jahe, memarkan 750 ml air 300...

Ayam Masak Merah

Bahan: 1 ekor (1.5 kg) ayam, cuci, potong menjadi 8 bagian 1 sdt kunyit bubuk...

Ayam Kacang Mete

Bahan: 500 gram dada ayam, diiris tipis 1 sdt tepung maizena 75 gram kacang...

Frozen Hot Chocolate Tea

Sup Pangsit Rumput Laut

Es Jelly Melon

Tumis Udang & Cumi Ceria

Ayam Goreng Bumbu Tomat

Es Puding Strawberry

Bubur Mutiara Jahe

Ayam Kecap Bumbu Pedas

Kering Teri Kacang

Es Pisang Cincau

Move
Display 0 | 5 | 10 | 15 Stories

Cool Mom

Hobi Menonton TV Berbahaya bagi Anak

Berikut permasalahan yang dapat timbul apabila anak menonton tv tanpa dibatasi dan...

Tips Dukung Perkembangan Bahasa Balita

Perkembangan bahasa balita mulai terlihat sangat pesat saat ia berusia 2 -3 tahun....

Agar Ibu Tak Terpancing Emosi Saat Si Kecil Marah-marah

Saat marah, si kecil dapat menunjukkan berbagai sikap mulai dari berteriak, memukul...

Anak Mogok Sekolah? Ini solusinya!

Saat-saat pertama masuk sekolah biasanya anak , khususnya balita, masih antusias,...

Biarkan Anak Bermain!

Sebuah teori menjelaskan bahwa dalam bermain yang terpenting adalah makna bermain....

4 Rahasia Anak Jarang Sakit

Mengapa Si Kakak Merasa Tersaingi?

Aturan Penggunaan Gadget Pada Si Kecil

8 Cara Menghadapi Balita Pemalu

Agar Anak Mau Sekolah

4 Hal yang Dibutuhkan Anak Juara

Jalin Komunikasi Efektif dengan Kleuarga

Aktivitas yang Dapat Meningkatkan Motorik Balita

Manfaat olahraga Bagi Si Kecil

Aktivitas Akhir Pekan Membuat Anak Jadi Penurut

5 Alasan Ibu Bekerja Itu Luar Biasa!
Tidak ada yang perlu disalahkan atau disesali saat Anda menjalani pilihan yang terakhir ini. Menyeimbangkan waktu antara karier, keluarga, dan me-time ternyata membantu mengajarkan anak mengenai disiplin dalam manajemen waktu dan etika kerja yang kuat.

1. Anda turut mencari nafkah untuk keluarga kecil Anda : mengelola keuangan sehari-hari, dan memastikan masih ada tabungan untuk digunakan sebagai biaya pendidikan anak, kesehatan, bahkan liburan!

2. Menguasai pekerjaan perencanaan, mendelegasikan tugas, dan merancang acara : Saat menyiapkan liburan keluarga, Anda tetap dapat melakukan semua pekerjaan di kantor sambil sesekali mencuri waktu untuk browsing paket liburan termurah. Selain itu, Anda juga mencari alternatif tempat-tempat yang ingin Anda kunjungi di tempat tujuan.

3. Anda begitu percaya diri dan tetap nyaman untuk mengetahui kapan Anda harus mencari bantuan: Ketika waktu tersita menyiapkan bahan presentasi atasan untuk meeting nanti sore, Anda sigap meminta orangtua, atau adik Anda mengambil alih tugas Anda menyiapkan goodie bags untuk pesta ulang tahun si kecil misalnya.

4. Anda bisa memilih teman-teman Anda dengan bijak dan meluangkan waktu dengan perempuan-perempuan hebat lainnya yang bisa memotivasi semangat dan energi Anda.

5. Tetap bisa memiliki waktu berkualitas bersama anak-anak. Ketika harus cuti, Anda tak mengkhawatirkan apakah pekerjaan di kantor beres karena menganggap momen cuti ini betul-betul untuk rileks dan membangun ikatan dengan anak.

Sumber : www.female.kompas.com