News
96.4 FM FeMale Radio Bandung


Sampah Juga Bisa Diolah Menjadi Barang Berguna

Anda dan keluarga suka mengkonsumsi minuman berkemasan karton atau tetrapak? Ternyata, kemasan karton bekas minuman yang Anda konsumsi masih bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang berguna. Sejak beberapa tahun terakhir, Perusahaan Tetra Pak, Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK), serta para aktivis lingkungan hidup di Bandung bekerjasama untuk mengurangi sampah dengan cara mendaur ulang menjadi pulp. Salah satu tujuannya adalah untuk menanggulangi dampak kerusakan lingkungan.

Beberapa waktu lalu, FeMale Radio Bandung berkesempatan jalan - jalan untuk melihat tempat pengumpulan sampah di Gudang Selatan dan tempat daur ulang di kawasan Dayeuh Kolot. Di TPS Gudang Selatan, segala macam sampah bisa kita temukan. Di sini dilakukan proses pemisahan sampah sesuai jenisnya, ada yang berupa kertas, plastik, dan kemasan karton. 

Untuk kawasan Bandung, Tetra Pak bekerjasama dengan Yayasan Kompak Indonesia untuk membantu mengorganisir para pemulung serta pengepul agar menyetorkan sampah kemasan produk makanan dan minuman ke pabrik. Program Manajer Yayasan Kompak, Iman Irmansyah mengatakan, Setiap minggunya, para pemulung di TPS Gudang Selatan mengumpulkan lebih dari 500 kg sampah kemasan karton. Setiap kg dihargai Rp 700. "Hingga saat ini sudah terdapat 15 tempat pembuatan sampah, 17 lapak, dan 1 tempat pembuatan akhir yang sampah - sampah kertasnya oleh para pengelolanya dikirim ke kami" tambahnya. Dari semua tempat pembuangan tersebut berhasil terkumpul hingga 22 ton sampah kemasan karton per bulan. Setelah ditimbang, sampah kemasan tersebut diangkut ke BBPK di Dayeuh Kolot.

Di BBPK, FeMale Radio Bandung bersama para wartawan lain disambut oleh Ligia Santosa, salah satu peneliti BBPK di gedung pusat inovasi proses daur ulang sampah produk kemasan. Dalam gedung dua lantai yang berisi berbagai mesin berukuran besar tersebut, kami diajak berkeliling melihat proses daur ulang. Tumpukan sampah yang belum diproses menyebarkan bau yang amat menyengat. Proses pertama yang dilakukan adalah membersihkan dan memisahkan bagian karton dengan alumunium. Setelah bersih karton tersebut diproses menjadi pulp berbentuk lembaran basah.

Pulp yang dihasilkan di BBPK Dayeuh Kolot kemudian akan dijual ke Pabrik Kertas untuk diproses menjadi benda pakai seperti sak semen, gypsum, atau amplop. Communication Director Tetra Pak, Mignonne Maramis mengatakan hingga saat ini sudah ada 20 perusahaan makanan dan minuman yang menggunakan kemasan kertas yang bisa didaur ulang, namun hingga saat ini belum sampai 5 persen kemasan yang sampai ke BBPK untuk didaur ulang. "Kita juga berupaya menyosialisasikan kepada masyarakat agar membantu program ini dengan cara memilah sampah kertas dengan sampah jenis lain" Ujarnya. Selain di Bandung, Tetra Pak juga telah mendirikan fasilitas sejenis di beberapa kota besar lain, seperti di Bali, Surabaya, dan Jakarta.

Nah, mulai sekarang gak ada salahnya kita mulai mengikuti saran Ibu Mignonne, pisahkan sampah kertas dengan jenis lain atau sampah organik dengan nonorganik. Satu tips sederhana dari Tetra Pak: setelah menghabiskan minuman dari kemasan Tetra Pak, buka lipatan di sisinya, kemudian dikempiskan, baru dibuang ke tempat sampah. Dengan memisahkan dan mengempiskan kemasan, kita sudah membantu pemulung dan berkontribusi mendukung program daur ulang Tetra Pak dan BBPK.

 

 

 

 
Jodoh Morin untuk Indonesia
 
 
Arisan FeMale "Quality Time with Quality Fresh Air"

Fresh! Itulah kesan pertama melihat para peserta Arisan FeMale 30 Oktober lalu di Roger's Cafe Bandung. Para peserta datang dengan penampilan prima dalam dresscode fresh blue.

Baru datang, MC Alty dan Tony langsung mengajak peserta bermain game parodi virus melawan AC Hercules LG, gelak tawa membahana melihat peserta memperagakan dengan gaya yang unik - unik.

Acara dilanjutkan dengan makan malam, dan belum sempat menghabiskan makan malam, peserta dikejutkan dengan penampilan dari Marcell yang membawakan salah satu lagu hitsnya "Candu Asmara". Setelah makan malam, peserta diajak untuk ngobrol - ngobrol seputar "Quality Time with Quality Fresh Air" bersama Dokter Hadi Yusuf, Fla Tofu dan Mba Dini, Public Relations LG Electronics. 

Arisan FeMale pastinya kurang lengkap tanpa hadiah. Kali ini doorprize diberikan dengan cara menelpon peserta yang beruntung, yang sebelumnya sudah memasukkan data nomor telpon ke dalam fish bowl. Semua peserta antusias sambil mengangkat ponselnya tinggi - tinggi. Akhirnya peserta dari kelompok Kinanti berhasil memenangkan sebuah DVD player dari LG.

Acara ditutup dengan pemilihan best dresscode dan penampilan dari Marcell. Saat menyanyi Marcell benar - benar membaur dengan peserta yang sibuk minta foto bareng. Dia sampai bingung tuh, mau nyanyi dulu, atau foto dulu yaaa :D

 
Dapur Ramadhan SIDOLA

Sepanjang Ramadhan kemarin, FeMale Radio Bandung bekerjasama dengan cuka DIXI dan garam DOLINA dari Sidola mengadakan kompetisi resep 'Dapur Ramadhan Sidola'. Pendengar bebas mengirim resep kreatif apa saja yang menggunakan cuka Dixi dan garam DOLINA. Pengirim resep yang beruntung kita telepon untuk on air dan presentasi langsung resepnya serta tentu saja dapat hadiah berupa paket uang tunai dan produk dari Sidola. Nah, berikut ini beberapa resep yang terpilih, siapa tahu Anda bisa coba di rumah...

TELUR DAGING KRUIK

resep oleh Nina

Bahan - bahan:

500 gr Daging has cincang 

2 buah kuning telur

Air santan dari 1 butir kelapa

Gula pasir secukupnya

Kaldu bubuk secukupnya

Bawang putih

Merica

Garam Dolina dan cuka Dixi secukupnya

Jika suka pedas bisa ditambahkan cabai

Cara memasak:

1. Campur semua bahan

2. Bentuk bulat - bulat

3. Goreng dalam minyak panas

4. Kalau suka pedas bisa ditambah saus

 

SAUS ASAM MANIS

resep oleh Mira

Bahan - bahan:

2 sdm margarin

2 siung bawang putih

1 cm jahe

5 sdm saus tomat botolan

Air secukupnya

1/2 sdm kecap asin

Garam Dolina

Merica bubuk

Gula pasir

Maizena dilarutkan dalam 1 sdm air

2 sdm cuka Dixi

Sosis dipotong kecil - kecil

Jagung dipotong kecil - kecil

Cara membuat:

1. Panaskan margarin, masukkan bawang putih dan jahe yang sudah dihaluskan. 

2. Setelah harum, masukkan saus tomat dan air, kecap asin, merica, cuka dan bumbu - bumbu lainnya.

3. Masak dengan api kecil, masukkan larutan maizena, sosis dan jagung

4. Sajikan saus dengan gorengan atau chips

 

 

 

 
FeMale Tajil On The Street (Part One)

Yesss... Ramadhan tambah semangat dengan serbuan tim 96,4 FM FeMale Radio Bandung, bersama dengan sponsor Neosanmag produksi Sanbe Farma! Senin sampai Rabu kemarin tanggal 24 - 26 Agustus 2009, FeMale Tajil On The Street mengunjungi Alun - Alun Bandung, Taman Lalu Lintas dan Tegal Lega. Kebayang dong gimana hebohnya...

Di Alun - Alun, pasukan FeMale Tajil On The Street langsung diserbu oleh saudara - saudara kita yang membutuhkan makanan berbuka. Nggak menunggu lama, tajil hari itu ludes dalam waktu singkat! Neosanmag juga menjadi penyelamat bagi mereka yang menderita sakit maag. Minum Neosanmag selama puasa, sakit Maag jauh - jauh deh..

Taman Lalu Lintas kebagian hari Selasa. Disini agak kalem, tidak seheboh Alun - Alun. Banyak anak muda yang menyempatkan diri membatalkan puasa bersama FeMale Tajil On The Street. Jadi ceritanya di kawasan Belitung ini, FeMale diserbu berondong nih.. Hihi..

Tegal Lega adalah kawasan penuh tantangan berikutnya. Padatnya lalu lintas dan orang yang mondar - mandir disitu membuat kehadiran tim FeMale Tajil On The Street semakin membuat semarak. Alhamdulillah, niat baik FeMale Tajil On The Street dan Neosanmag untuk berbagi makanan dan minuman berbuka mendapat sambutan yang baik dan tertib.

150 bungkus tajil dan minuman berbuka setiap harinya, habis dinikmati bersama saudara - saudara muslim yang mengharapkan ridho-Nya selama bulan suci Ramadhan.

Tunggu kehadiran FeMale Tajil On The Street berikutnya di 7 titik lain di Bandung!

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL